JANGAN HANYA TUBUH ALAMI
Dipublikasikan pada 16 Mei 2024
2 min baca

Bacaan: 1 Korintus 15:42b-49

Yang ditaburkan adalah tubuh alami, yang dibangkitkan adalah tubuh rohani. Jika ada tubuh alami, ada pula tubuh rohani. (I Kor. 15:44)

Manusia cenderung sibuk mendandani apa yang kelihatan. Ada orang yang rela menghabiskan uang jutaan rupiah untuk penampilan fisik, karena terobsesi dengan yang ditampilkan oleh media, merasa tidak puas dengan apa yang ada pada dirinya. Kita begitu sibuk dengan mendandani tubuh alami kita. Kita sering kali lupa bahwa tubuh alami kita tidak akan abadi. Bukan berarti kita tidak perlu menjaga tubuh alami kita, namun harus pula menyadari betapa penting tubuh rohani kita.

Jika kita rela mengeluarkan banyak uang untuk mendandani tubuh alami kita, mengapa kita tidak menaruh perhatian untuk juga memelihara kesehatan tubuh rohani kita? Asupan apa yang kita berikan untuk tubuh rohani kita? Apakah kita ingat untuk menjaga tubuh rohani kita? Tubuh alami kita akan menua seiring dengan perjalanan waktu. Sekuat apa pun kita menjaganya, kita tidak akan bisa menahan tubuh alami ini menua bahkan akhirnya rentan dan binasa. Justru makin tubuh fisik kita menua, tubuh rohani kita harusnya makin kuat karena justru tubuh rohani kita tidak akan melebur dalam kebinasaan.

Penting memang merawat tubuh alami kita namun hanya menaruh perhatian terhadap tubuh alami kita, bukanlah tindakan bijaksana. Tubuh alami kita akan semakin tua dan rapuh seiring dengan pertambahan usia. Peliharalah juga tubuh rohani kita.

REFLEKSI:

Jangan hanya merawat apa yang kelihatan, melainkan perhatikanlah apa yang tidak kelihatan.

Kategori
Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
9 Orang Membaca